Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 September 2018

Wisata Edukasi Sejarah Lawang Sewu




















Siapa yang tidak tahu Lawang Sewu? Bangunan bersejarah yang menjadi wisata ikonik ini berada tak jauh dari monumen Tugu Muda di Semarang, Jawa Tengah. Semasa pendudukan Belanda, gedung ini merupakan kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij. Masyarakat menyebutnya Lawang Sewu karena bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak, meskipun kenyataannya jumlah pintunya tidak mencapai seribu. Bangunan ini memiliki banyak jendela yang tinggi dan lebar, sehingga masyarakat sering menganggapnya sebagai pintu (lawang). 

Setelah kemerdekaan, bangunan kuno dan megah ini dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) atau sekarang PT Kereta Api Indonesia. Selain itu juga pernah dipakai sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV/Diponegoro) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Perhubungan Jawa Tengah. Saat ini Lawang Sewu telah mengalami tahap konservasi dan revitalisasi yang dilakukan oleh Unit Pelestarian benda dan bangunan bersejarah PT Kereta Api Persero.

Lawang Sewu tidak hanya bisa dijadikan tempat wisata biasa, melainkan juga sebagai tempat belajar nilai – nilai sejarah yang ada. Harga tiket masuk pengunjung Lawang Sewu sangatlah terjangkau, yaitu kisaran Rp5.000,00 – Rp10.000,00 untuk wisatawan domestik. Kalau mau tahu seluk-beluk tentang sejarah Lawang Sewu, bisa banget nih sewa tour guide dengan biaya tambahan. Tenang, biayanya terjangkau kok dan kalian dijamin puas muter – muter sambil dengerin penjelasan tour guide-nya. Buat kalian yang suka update instagram, di sana bener – bener banyak spot foto yang kece dan instagrammable loh, terutama di aula utama yang banyak kacanya dan halaman depan.

Letak Lawang Sewu yang strategis, membuatnya sangat mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun moda transportasi umum. Lawang Sewu merupakan museum kereta api di Semarang. Kita dapat mengetahui sejarah pembuatan kereta api dari kali pertama ada sampai sekarang. Berbagai macam miniatur lokomotif dan gerbong ada di sini dan akan menambah wawasan meskipun kita sedang berlibur. Seperti sebuah peribahasa, sambil menyelam minum air.

Selain wisata, areal bangunan ini juga bisa digunakan untuk kegiatan lain, misalnya foto prewedding, mengadakan sebuah event, bahkan syuting film. Namun, tetap harus ada izin resmi kepada pihak pengelola serta mematuhi syarat dan ketentuan ya! Mungkin kalian ada yang masih merasa takut dan ngeri, “Ihh Lawang Sewu tempat yang angker dan sepi. Pasti serem banget walaupun siang-siang!
Hmm kalian kurang update berarti, hahaha. Sekarang Lawang Sewu sudah tidak se-menyeramkan itu kok, apalagi di pagi hingga sore hari. Pengujungnya selalu ramai, terutama di akhir pekan dan hari libur.
Untuk kalian yang ingin menantang adrenalin kalian, bisa banget nih ke Lawang Sewu saat malam hari. Dijamin suasananya pasti akan lebih mencekam karena biasanya pengujung tak seramai saat pagi hingga sore hari. Ya iyalah!

Setelah membaca sekilas paparan saya tadi, adakah yang tertarik untuk mengunjungi Lawang Sewu? Kata orang, ke Semarang ngga lengkap rasanya kalau ngga berkunjung ke Lawang Sewu. Itu bener banget! Buat yang belum pernah ke sini, ayo! Buat yang udah pernah ke sini, ayo ke dateng lagi! Hehehe. Akan selalu banyak ilmu dan wawasan yang didapat saat berkunjung ke tempat ini.

Mau wisata yang murah, tapi tetep pengin bisa menambah wawasan sejarah? Yuk, ke Lawang Sewu aja!




*Tulisan ini disusun untuk memenuhi tugas LKMM-PD Ilmu Komunikasi FISIP Undip 2018.

Boleh Mengeluh Lelah, Asal Jangan Pernah Menyerah

Hidup memang berat dan tak mudah dijalani. Selalu ada saja ujian, cobaan, rintangan, atau apa pun itu julukannya. Sabar dan ikhlas jelas ...