Apa
yang kalian pikirkan ketika mendengar nama makanan tahu gimbal? Aneh? Heran
dengan namanya? Atau jangan – jangan malah udah laper duluan nih? Mari kita
bahas segala hal yang berkaitan dengan tahu gimbal! Mana suaranya nih pasukan
lapar dan para pencinta tahu gimbal? Hehehe.
Menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gimbal memiliki makna ganda, salah satunya
udang goreng pakai tepung. Nah, bisa
disimpulkan bahwa tahu gimbal adalah sebuah kuliner atau makanan khas Semarang
yang terdiri atas lontong, tahu, gimbal udang, irisan kol, taoge, dan telur
yang disiram bumbu kacang khas. Kebayang
kan lezatnya seperti apa? Hehehe.
Cara
membuat tahu gimbal cukup mudah. Pertama, potong lontong, tahu, dan gimbal
udang menjadi ukuran kecil lalu masukkan ke dalam piring. Tambahkan irisan kol,
taoge, dan telur goreng atau rebus. Siram semua itu dengan bumbu kacang khas
(karena diberi petis udang) yang telah disiapkan. Agar lebih nikmat dan sedap,
bisa juga ditambahkan irisan daun bawang, bawang goreng, kecap, dan kerupuk di
atasnya.
Kalau
males bikin sendiri di rumah, tenang!
Tahu gimbal sangat banyak dijajakan di warung makan dan pedagang kaki lima di
Semarang. Bahkan sekarang juga sudah bisa dibeli melalui aplikasi pesan – antar
makanan loh! Namun, sensasi nikmatnya makan tahu gimbal di warungnya langsung ngga bakal kerasa. Semua pilihan tetap ada di tangan kalian, temen – temen!
So,
rasanya tak lengkap kalau ke Semarang tanpa mencoba tahu gimbal!
Rasanya
enak banget loh. Kalau ngga percaya,
silakan buktikan. Eitss, tapi hati –
hati ketagihan ya! Tahu gimbal itu mirip sama kamu dan rindu, sama – sama candu.
Aseeek!
*Tulisan ini disusun untuk memenuhi tugas LKMM-PD Ilmu
Komunikasi FISIP Undip 2018.