Minggu, 26 Mei 2019

Business Talk: Berbisnis sejak Dini, Berani?


Semarang – “Business Talk” telah berhasil digelar oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis pada Sabtu (25/5) bertempat di Auditorium lantai 3 Gedung A FISIP Undip yang dimulai pukul 09.20 WIB. Menurut Ketua Pelaksana, Oktavina Dzinuha, “Business Talk” merupakan sebuah acara yang bertujuan memandu dan membuka wawasan lebih luas bagi para mahasiswa mengenai bisnis atau kewirausahaan serta turut mengundang pembicara dari alumni Administrasi Bisnis maupun luar.
“Dulu kan acara gini cuma buat internal Adbis aja, kalau sekarang enggak. Pesertanya terbuka untuk umum, banyak juga mahasiswa kampus lain yang dateng, kayak Udinus dan lain-lain,” ujar Oktavina. Ia mengaku sempat merasa agak kesulitan saat melakukan rangkaian persiapan praacara selama dua setengah bulan ke belakang. “Tahun ini emang lebih sulit karena jauh-jauh hari harus nyebarin undangan, promosi acara, cari media partner, dan banyak lagi. Tapi justru ini jadi tantangan buat kita,” imbuhnya.
Pembicara pertama dalam acara ini ialah Dzuhur Okki Pebriyanto, Creative Branding “Anak Panah Kopi”, Marketing dan Fotografer “Sure Pictures” (rumah produksi kreatif yang bergerak di bidang videografi), serta sebagai Founder, Photographer, Content Creator, dan MarketingKolase Project” (sebuah agensi yang bergerak di bidang jasa branding dan marketing development yang berbasis media digital).
Dalam pemaparan mengenai digital marketing strategy, Okki, nama sapaannya, selalu menekankan pada beberapa aspek, antara lain development, product visual, design, communication, network, dan event. Salah seorang peserta “Business Talk” yang bernama Rifa bertanya mengenai modal pertama yang harus dimiliki ketika ingin melakukan “creative branding” terutama untuk suatu produk. “Modal awalnya komunikasi, link, ide, dan pelajari brand tersebut dengan melakukan riset,” jawab Okki yang kami kutip saat acara berlangsung.
Materi berikutnya disampaikan oleh Risqi Mulyantara dari Recruitment Officer Gapura Digital and Womenwill yang sekaligus Owner “TresA Studio” dan Founder “Semarang Android Center”. Ia menyampaikan pentingnya pengembangan bisnis dengan bantuan Google. Diambil dari laporan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia berdasarkan penelitian sepanjang tahun 2017 dan We Are Social per Januari 2018, 143 juta penduduk Indonesia terkoneksi internet, 8 jam 51 menit rata-rata orang menghabiskan waktu di internet tiap harinya, 74 % menggunakan google search untuk mencari informasi baru, 79 % menggunakan internet tiap hari, dan 40 % membeli barang secara online. Berdasarkan data itulah, Risqi berupaya terus memberdayakan orang-orang yang kesulitan dalam mengembangkan usaha. Hal yang dijelaskan olehnya terutama berkenaan dengan pemanfaatan google dan fasilitas internet lainnya yang terkoneksi guna pengembangan bisnis.
Pembicara terakhir yakni Fajar Gilang Garnida yang tak lain owner Parjo (Pancong dan Burjo) Semarang sekaligus alumnus Administrasi Bisnis FISIP Undip. Bagi Fajar, karakter yang harus dimiliki pengusaha antara lain opportunity seeker, take benefit, leader, dan risk taker. “Kalau mau mengembangkan bisnis, fokus utamanya kudu ke customer, market, sama relation. Kita juga harus punya big concept-nya, trend, market, dan opportunity,” ungkap Fajar yang kami kutip ketika acara berlangsung. Menurutnya, market sangatlah penting dalam pengembangan bisnis. Maka, perlu untuk melakukan segmenting, targeting, dan positioning terhadap pasar itu sendiri.
Sejak awal acara dimulai hingga akhir, para peserta tampak antusias, terbukti dengan adanya feedback, terutama dengan mengajukan pertanyaan saat sesi tanya-jawab. “Tadi ini emang mundur hampir satu setengah jam, sih, gara-gara nunggu pesertanya dateng banyak dulu. Nah, tapi nggak papa, alhamdulillah ini rame ternyata,” tambah Oktavina.

Pihak penyelenggara berharap semoga ke depannya, “Business Talk” dapat diselenggarakan secara rutin dengan mengundang pembicara yang tentu selalu berkompeten di bidangnya serta terus mampu memberi manfaat lebih bagi para peserta yang ingin mengembangkan usaha mereka. (Ann)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Boleh Mengeluh Lelah, Asal Jangan Pernah Menyerah

Hidup memang berat dan tak mudah dijalani. Selalu ada saja ujian, cobaan, rintangan, atau apa pun itu julukannya. Sabar dan ikhlas jelas ...