Semarang – “Business
Talk” telah berhasil digelar oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Administrasi
Bisnis pada Sabtu (25/5) bertempat di Auditorium lantai 3 Gedung A FISIP Undip
yang dimulai pukul 09.20 WIB. Menurut Ketua Pelaksana, Oktavina Dzinuha, “Business Talk” merupakan sebuah acara
yang bertujuan memandu dan membuka wawasan lebih luas bagi para mahasiswa mengenai
bisnis atau kewirausahaan serta turut mengundang pembicara dari alumni
Administrasi Bisnis maupun luar.
“Dulu kan acara gini cuma buat internal Adbis aja,
kalau sekarang enggak. Pesertanya terbuka untuk umum, banyak juga mahasiswa
kampus lain yang dateng, kayak Udinus
dan lain-lain,” ujar Oktavina. Ia mengaku sempat merasa agak kesulitan saat
melakukan rangkaian persiapan praacara selama dua setengah bulan ke belakang. “Tahun
ini emang lebih sulit karena jauh-jauh hari harus nyebarin undangan, promosi acara, cari media partner, dan banyak lagi. Tapi justru ini jadi tantangan buat
kita,” imbuhnya.
Pembicara pertama dalam acara ini ialah Dzuhur
Okki Pebriyanto, Creative Branding “Anak
Panah Kopi”, Marketing dan Fotografer
“Sure Pictures” (rumah produksi
kreatif yang bergerak di bidang videografi), serta sebagai Founder, Photographer, Content Creator, dan Marketing “Kolase Project”
(sebuah agensi yang bergerak di bidang jasa branding
dan marketing development yang
berbasis media digital).
Dalam pemaparan mengenai digital marketing strategy, Okki, nama sapaannya, selalu menekankan pada
beberapa aspek, antara lain development,
product visual, design, communication, network, dan event. Salah seorang peserta “Business
Talk” yang bernama Rifa bertanya mengenai modal pertama yang harus dimiliki
ketika ingin melakukan “creative
branding” terutama untuk suatu produk. “Modal awalnya komunikasi, link, ide, dan pelajari brand tersebut dengan melakukan riset,”
jawab Okki yang kami kutip saat acara berlangsung.
Materi berikutnya disampaikan oleh Risqi
Mulyantara dari Recruitment Officer
Gapura Digital and Womenwill yang sekaligus Owner “TresA Studio” dan Founder
“Semarang Android Center”. Ia menyampaikan pentingnya pengembangan bisnis
dengan bantuan Google. Diambil dari
laporan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia berdasarkan penelitian
sepanjang tahun 2017 dan We Are Social per Januari 2018, 143 juta penduduk
Indonesia terkoneksi internet, 8 jam 51 menit rata-rata orang menghabiskan
waktu di internet tiap harinya, 74 % menggunakan google search untuk mencari informasi baru, 79 % menggunakan
internet tiap hari, dan 40 % membeli barang secara online. Berdasarkan data itulah, Risqi berupaya terus memberdayakan
orang-orang yang kesulitan dalam mengembangkan usaha. Hal yang dijelaskan
olehnya terutama berkenaan dengan pemanfaatan google dan fasilitas internet lainnya yang terkoneksi guna
pengembangan bisnis.
Pembicara terakhir yakni Fajar Gilang
Garnida yang tak lain owner Parjo
(Pancong dan Burjo) Semarang sekaligus alumnus Administrasi Bisnis FISIP Undip.
Bagi Fajar, karakter yang harus dimiliki pengusaha antara lain opportunity seeker, take benefit, leader, dan
risk taker. “Kalau mau mengembangkan
bisnis, fokus utamanya kudu ke customer, market, sama relation.
Kita juga harus punya big concept-nya,
trend, market, dan opportunity,”
ungkap Fajar yang kami kutip ketika acara berlangsung. Menurutnya, market sangatlah penting dalam
pengembangan bisnis. Maka, perlu untuk melakukan segmenting, targeting,
dan positioning terhadap pasar itu
sendiri.
Sejak awal acara dimulai hingga akhir,
para peserta tampak antusias, terbukti dengan adanya feedback, terutama dengan mengajukan pertanyaan saat sesi
tanya-jawab. “Tadi ini emang mundur
hampir satu setengah jam, sih, gara-gara nunggu pesertanya dateng banyak dulu. Nah, tapi nggak
papa, alhamdulillah ini rame
ternyata,” tambah Oktavina.
Pihak penyelenggara berharap semoga ke
depannya, “Business Talk” dapat
diselenggarakan secara rutin dengan mengundang pembicara yang tentu selalu berkompeten
di bidangnya serta terus mampu memberi manfaat lebih bagi para peserta yang
ingin mengembangkan usaha mereka. (Ann)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar